Allopurinol: Senjata Baru dalam Melawan Kanker

Kanker adalah penyakit mengerikan yang sulit diobati, dan bahkan lebih sulit dicegah. Allopurinol adalah obat yang dapat diresepkan untuk mengurangi risiko mengalami perkembangan dan kekambuhan kanker pada orang yang pernah menderita kanker dan sedang menjalani pengobatan dengan kemoterapi. Ini membantu membersihkan asam urat dari tubuh, yang mengurangi risiko serangan asam urat, yang dapat dipicu oleh obat kemo atau infeksi tertentu. Allopurinol telah terbukti sebagai senjata yang efektif melawan kanker dalam penelitian yang dilakukan pada pasien dengan multiple myeloma (sejenis kanker darah) atau limfoma (sejenis kanker sel darah). Kanker ini diobati dengan Allopurinol dosis tinggi selama sekitar enam bulan sebelum mereka menerima kemoterapi. Pengobatan ini efektif dalam pencegahan perkembangan dan kekambuhan kanker, dan sebagian besar pasien tidak mengalami serangan asam urat saat menggunakan Allopurinol.

Studi ini memberikan banyak harapan bagi pasien kanker yang ingin mencegah perkembangan atau kekambuhan kanker setelah menerima kemoterapi. Orang yang pernah menderita kanker harus selalu berbicara dengan dokter mereka tentang pengobatan terbaik dan bagaimana mereka dapat mengurangi risiko perkembangan atau kekambuhan kanker. Studi ini menunjukkan bahwa Allopurinol sangat efektif dalam mencegah serangan asam urat selama kemoterapi, yang berarti dapat menjadi alat baru yang penting dalam memerangi kanker.

Dosis Allopurinol

Dosis Allopurinol tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi yang mendasarinya. Ini biasanya dimulai dengan dosis rendah dengan peningkatan bertahap sesuai kebutuhan.

Dosis juga akan tergantung pada fungsi ginjal orang tersebut, diet, berat badan, dan obat-obatan bersamaan.

Efek Samping Allopurinol

Efek samping yang paling umum dari Allopurinol adalah ruam (termasuk sindrom Stevens-Johnson), demam, mual, muntah, diare, kerusakan ginjal (nefropati), sakit kepala, serangan asam urat, pusing dan peningkatan perdarahan.

Allopurinol tidak dianjurkan untuk orang dengan masalah ginjal. Ini juga harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil, orang tua dan anak-anak. Wanita yang memakai Allopurinol yang sedang hamil atau mencoba untuk hamil harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang risiko penggunaan obat ini selama kehamilan. Allopurinol dapat mempengaruhi janin dan tidak boleh diberikan kepada wanita hamil kecuali jelas diperlukan. Allopurinol disekresikan dalam ASI, jadi tidak boleh dikonsumsi saat sedang menyusui.

Allopurinol (Zyloric, Aloprim) dapat menyebabkan efek samping yang serius bila dikonsumsi dengan beberapa obat seperti ticlopidine (Ticlid), sunitinib (Sutent) dan pada mereka yang memiliki penyakit ginjal.

Allopurinol banyak dijual dipasaran termasuk di apotek terdekat. Harga Allopurinol 300 mg 1 strip di apotek kisaran 3.000 rupiah sampai 10.000 rupiah.